12/08/2014
The Impossible
And I fall for the impossible
That impossible, though it really is impossible
never leaves my mind
He's like in every corner of my thought
And my soul feels like pulling him inwards
But what can I do?
Like his name, he's impossible
And I think I crave
And I crave for the impossible
That impossible, though it really is impossible
always fills my hearts
It is so unfair how he makes me drowned
And he just lets me feel like this
With no knowledge of how I feel
While he is impossible
I cant get enough of the impossible
Every time the night comes
I hope the sun will rise soon
And I will see the impossible again
While my chance is only this far
I am surely happy
He may be impossible
But it's still possible to stay beside him
With the limit around
1/29/2014
Dua Kutub Bumi dan Bulan
Ada orang yang begitu mengagungkan cinta
Penuh kepalanya, berkobar hatinya
Tak berhenti bibirnya melafalkan
Teruntai oleh tangannya sederet kalimat puitis
Hanya karena satu kata itu
Sengat matahari terasa hangat
Es kutub pun menyejukkan
Katanya karena cinta
Setiap waktu tak ia sia-siakan
Untuk berkata tentang cinta
Untuk menyatakan cinta
Tak pernah ia menunggu esok
Bahkan tak ada kata nanti
Saat bertemu, langsung saja dia katakan
'Aku cinta kamu'
Tak peduli terbalas atau tidak
Bahkan rugi pun dia siap
Asal dia tak kehilangan momen
Asal jangan dia mati dulu baru menyesal
Karena dia tak pernah nyatakan cinta
Tapi...
Ada juga orang yang menutup pintu bagi cinta
Baginya, cinta itu tak ubahnya bagai sabu
Kau jadikan dia bagian hidupmu
Tubuhmu merasakan nikmat...
Tanpa kau sadari dia tengah membuat dirimu
Jatuh dan bergantung padanya untuk bangkit
Jiwamu dicabik-cabik
Karena kepalamu tak lepas darinya
Ya, cinta itu sia-sia
Hanya menimbun penyakit
Tak ada untungnya, apalagi yang tak berbalas
Hanya ada sengsara
Lalu ada aku...
Aku yang hanya bisa mendengar mereka
Tanpa mengerti makna
Objek perdebatan pun aku tak pahan
Bukan, bukan tak pernah aku dengar tentang cinta
Hanya saja yang mereka katakan itu...asing
Menyejukkan bagi yang satu tapi menyengsarakan
Bagi yang lain
Siap dirugikan kata yang satu
Tapi yang lain menolak karena mencipta sengsara
Atau otakku saja yang memang dangkal?
Tak pernah mencoba mengenal satu kata itu?
Menganggapnya tak lebih sekedar kata?
Tak lebih dari sekedar slogan yang dipakai pelakon...
Entahlah...
Tapi bagiku dua pandangan itu hanya bisa terlahir
Ketika mereka memang merasakan cinta
Sangat berbeda, tapi itu hanya efek
Entah pandangan yang mana yang mereka pegang,
Setidaknya mereka pernah merasakan cinta
Mereka mengenalnya
Tak sepertiku
Yang hanya bisa memandang dari kejauhan
Tanpa asa dan rasa
~ga mau baca ntar muntah haha
3/16/2011
Another trashy poem
Pernahkah kamu melihatnya?
Bisakah kamu gambarkan bentuknya?
Dapatkah kamu ceritakan padaku bagaimana dia?
Tahukah kamu apa yang saat ini berada di dada kananku?
Yang menembus kulit dadaku dan menarik darah keluar membasahi separuh tubuhku?
Tahukah kamu apa yang tanganku rengkuh saat ini tanpa punya kekuatan untuk menariknya dari dadaku?
Jawaban pertanyaan awal...
sudahkah kamu temukan?